MUI Tangsel Dorong Lahirnya Ulama Muda Berbasis Ilmu dan Literasi Ekonomi Syariah

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menyelenggarakan Pendidikan Kader Ulama (PKU) Angkatan VI . Targetnya mencetak ulama muda, berilmu dan berintegritas sekaligus wawasan ekonomi syariah, berlangsung di Kampoeng Wisata Gowes, Depok, 4–6 Agustus 2026.

Dihadiri Ketua Umum MUI Tangsel KH Saidih, Wakil Ketua KH Hasan Mustofi, SH, MH, Ketua Bidang Pendidikan Pelatihan Kaderisasi Ulama (PPKU) KH Dr. H. Abdul Rojak A. Sastra, MA, serta Kabag Kesejahteraan Sosial (Kesra) Pemkot Tangsel KH Ali Akbar dan Kepala Dinas Sosial Kota Tangsel H Heli Slamet.

KH Dr. H. Abdul Rojak A. Sastra, MA mengatakan bahwa ilmu merupakan instrumen utama dalam meninggikan derajat manusia, sebagaimana nilai-nilai yang diajarkan dalam Islam. Ia mendorong para peserta untuk menuntut ilmu secara total dan penuh keyakinan.

“Orang yang memiliki ilmu akan diangkat derajatnya. Jangan setengah-setengah dalam menuntut ilmu, harus yakin dan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kaderisasi ulama sebagai ikhtiar strategis dalam menjawab tantangan zaman. Menurutnya, MUI memiliki tanggung jawab moral untuk melahirkan generasi yang kuat, tidak hanya dalam aspek keilmuan, tetapi juga dalam ketahanan fisik, mental dan ekonomi.

“Alhamdulillah, MUI Tangsel menyadari pentingnya regenerasi. Kekhawatiran terhadap lahirnya generasi yang lemah harus dieliminasi dengan menghadirkan kader ulama yang kuat dan kompeten. Dunia ke depan akan berbeda, sehingga ulama muda harus siap dengan tantangan yang juga berbeda,” jelasnya.

Melalui program ini, MUI Tangsel menargetkan lahirnya ulama muda yang kompeten, berintegritas, dan memiliki wawasan luas, khususnya dalam bidang ekonomi syariah. Para peserta juga dibekali pemahaman praktis terkait implementasi ekonomi Islam dalam kehidupan masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah sinergi antara MUI, akademisi, praktisi dan pelaku ekonomi syariah di wilayah Tangerang Selatan, guna memperkuat ekosistem keumatan yang berlandaskan nilai-nilai syariah.

Ketua Umum MUI Tangsel KH Saidih menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap para peserta yang mengikuti pendidikan kader ulama ini.

“Saya sangat bangga melihat semangat ulama muda. Semoga MUI Tangsel senantiasa sehat, hebat, dan selamat dalam menjalankan peran keumatan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial H Heli Slamet menyampaikan apresiasi atas kontribusi MUI dalam proses regenerasi ulama. Ia berharap para kader ulama dapat menjadi pelopor kebaikan di tengah masyarakat.

“Terima kasih atas upaya MUI dalam membina kader ulama. PKU diharapkan mampu melahirkan agen-agen perubahan yang menghadirkan konten positif, memperkuat nilai keislaman, dan menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks,” ungkapnya.

Kegiatan Pendidikan Kader Ulama ini diharapkan menjadi fondasi kokoh dalam membangun peradaban Islam yang berkemajuan, berlandaskan ilmu, akhlak, serta kemandirian ekonomi berbasis syariah.

Dal pembukaan selaku MC Ustad Aep Saepudin, pembacaan ayat suci Al Quran, Ustad Deden Firdaus dan pembacaan doa Ustad Abdul Rozak.(din).